Konyol aku ini Kadang bicara tak dimengerti Melayang oleh angin-kata dan tawa Entah benar tak bermakna Mana akan kupunya tempat sendiri? Sembunyi dan berlari, mencari tuahMu Biar hilang tak dimengerti Biar mati tak terwakili, tetap aku ruhmu
Setalah menonton film Perfecy Day , sudut pandangku berubah dalam menilai kehidupan yang kujalani. Seharusnya hidup dijalani dengan sungguh-sungguh dan penuh martabat, tidak dengan termehek-mehek dan benyak mengharapkan sesuatu yang tidak perlu. Kefokusan dan antusiasme menjadi begitu penting dalam menjalani hari-hari yang sama, yang dianggap penuh dengan kebosanan dan mungkin tidak lazim bagi kebanyakan orang. Sebab ini adalah era di mana validasi social menjadi begitu penting. Tidak hanya dalam dunia yang dijalani sehari-hari, tapi juga di dunia maya yang penuh dengan ilusi dan kepalsuan. Kondo wa kondo, ima wa ima . "Nanti ya nanti, sekarang ya sekarang." Inti dari kehidupan bukanlah pencapaian, tapi kesungguhan dalam menjalani peran. Begitulah interpretasiku mengenai prinsip yang di kuatkan dalam pertengahan adegan film ini. Mungkin ini terkesan naif. Apa lagi dalam hidup yang serba terhubung dan tsunami informasi yang melanda. Dalam hal ini, aku sendiri suda...
Komentar
Posting Komentar
terimakasih atas perhatiannya